Branding logo untuk sebuah produk sangat diperlukan agar bisa bersaing dengan produk serupa yang dijual di daerah sekitar saja. Selain itu, di era yang sudah canggih atau biasa di sebut modern semua hal di lakukan secara cepat dan praktis termasuk dalam metode pembayaran, salah satunya melalui QRIS. Pengabdian ini bertujuan untuk merancang identitas visual produk tali tampar atau tali pita serta membatu pelaku UMKM mengimplikasikan akun digital untuk pembayaran berbasis QRIS di Desa Sumber Waru, Pamekasan. Pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi partisipatif. Tahapan metode sosialisasi partisipatif yaitu analisis kebutuhan terhadap UMKM di Desa Sumber Waru, perancangan materi sosialisasi, pelaksanaan sosialisasi, pendampingan teknis, dan evaluasi kegiatan sosialisasi. Hasil dari kegiatan sosialisasi yaitu pelaku UMKM tali tampar di Desa Sumber Waru menyadari pentingnya logo untuk produk tali tampar mereka dan meminta untuk membuatkan logo khusus untuk tali tampar mereka. Logo yang dihasilkan sesuai dengan permintaan pelaku usaha di Desa Sumber Waru dan logo ini sebagai logo kolektif untuk usaha serupa, yaitu tali tampar. Disamping itu, pembuatan akun QRIS untuk UMKM di Desa Sumber Waru belum terealisasikan dengan baik. Warga masih merasa ragu untuk mengimplementasikan pembayaran digital ini. Namun, 4 pelaku UMKM memiliki minat untuk mengimplementasikan metode pembayaran modern ini.
Copyrights © 2026