Pembelajaran abad ke-21 menuntut guru untuk mampu menerapkan kreativitas dalam merancang pengalaman belajar yang bermakna, terutama bagi siswa kelas tinggi Sekolah Dasar. Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa tingkat kreativitas guru masih bervariasi sehingga perlu dikaji secara lebih mendalam melalui pengamatan langsung. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kreativitas guru dalam pembelajaran bermakna di kelas 5 SD selama kegiatan Praktik Lapangan Persekolahan (PLP). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggambarkan praktik kreatif guru secara autentik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sangat kreatif dalam memanfaatkan teknologi dan media pembelajaran, seperti Canva interaktif, video YouTube, Blooket, Quizizz, Padlet AI, serta chatbot edukasi yang dibuat guru sendiri. Strategi ini meningkatkan motivasi, partisipasi, dan kualitas pemahaman siswa, sekaligus menumbuhkan suasana belajar yang inklusif dan interaktif. Meskipun demikian, guru masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jaringan, kesiapan perangkat, dan dukungan orang tua. Penelitian ini menegaskan bahwa kreativitas guru menjadi kunci pembelajaran bermakna dan relevan bagi Generasi Alfa, serta penting bagi pengembangan kompetensi calon guru melalui PLP.
Copyrights © 2026