Holistik Jurnal Kesehatan
Vol. 20 No. 1 (2026): Volume 20 Nomor 1

Analisis peluang dan tantangan penanggulangan TB paru

Berek, Pius Almindu Leki (Unknown)
Seu, Imelda (Unknown)
Anugrahini, Christina (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Mar 2026

Abstract

Background: Pulmonary tuberculosis (TB) remains a major public health problem in Indonesia, particularly in regions with complex geographic and social characteristics. Disparities in case detection, stigma against patients, and limited access to health services remain significant challenges. This situation demands a mapping of local evidence-based opportunities and challenges as a basis for strengthening TB control strategies, including through increased cross-sectoral collaboration. Purpose: To analyze the opportunities and challenges in pulmonary TB control as a basis for formulating strategic recommendations and developing a regional action plan. Method: This quantitative descriptive study was conducted in 2025 in Belu Regency, East Nusa Tenggara. The sampling technique used non-probability sampling with a sample size of 218 respondents. The independent variables in this study were the opportunities and challenges of the TB program, while the dependent variable was the effectiveness of TB control. Data analysis used univariate analysis in the form of frequency distributions. Results: A total of 218 respondents participated in this study. The majority of respondents considered government policies, the competence of health workers, the involvement of community leaders, and technological support as significant to very significant opportunities for TB control. Conversely, stigma against TB patients, budget constraints, low community participation, geographic barriers, and suboptimal cross-sector collaboration were identified as key challenges. Conclusion: Border regions have strong structural and social opportunities for accelerating TB elimination, but still face various multidimensional challenges. Efforts to strengthen community-based risk communication, optimize regional financing, and increase access to health services are crucial. Integration of cross-sector collaboration is key to supporting the success of a sustainable TB control program.   Keywords: Control; Challenges; Opportunities; Pulmonary Tuberculosis (TB).   Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, terutama di wilayah dengan karakteristik geografis dan sosial yang kompleks. Kesenjangan dalam penemuan kasus, stigma terhadap penderita, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan masih menjadi tantangan yang signifikan. Kondisi ini menuntut adanya pemetaan peluang dan tantangan berbasis bukti lokal sebagai dasar penguatan strategi penanggulangan TB, termasuk melalui peningkatan kolaborasi lintas sektor. Tujuan: Untuk menganalisis peluang dan tantangan penanggulangan TB paru sebagai dasar perumusan rekomendasi strategis dan penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD). Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif, dilaksanakan tahun 2025 di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 218 responden. Variabel independent dalam penelitian ini adalah faktor peluang dan tantangan program TB, sedangkan variabel dependen adalah efektivitas penanggulangan TB. Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil: Sebanyak 218 responden berpartisipasi dalam penelitian ini, mayoritas responden menilai kebijakan pemerintah, kompetensi tenaga kesehatan, keterlibatan tokoh masyarakat, dan dukungan teknologi sebagai peluang besar hingga sangat besar dalam penanggulangan TB. Sebaliknya, stigma terhadap penderita TB, keterbatasan anggaran, rendahnya partisipasi masyarakat, hambatan geografis, serta kolaborasi lintas sektor yang belum optimal diidentifikasi sebagai tantangan utama. Simpulan: Wilayah perbatasan memiliki peluang struktural dan sosial yang kuat untuk percepatan eliminasi TB, namun masih dihadapkan pada berbagai tantangan multidimensional. Upaya penguatan komunikasi risiko berbasis komunitas, optimalisasi pembiayaan daerah, serta peningkatan akses terhadap layanan kesehatan. Integrasi kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam mendukung keberhasilan program penanggulangan TB secara berkelanjutan.   Kata Kunci: Peluang; Penanggulangan; Tantangan; Tuberkulosis (TB) Paru.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

hjk

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek ...