Pengurutan data adalah proses penting dalam komputasi yang sangat berpengaruh terhadap kinerja sistem pengolahan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi waktu eksekusi dari tiga algoritma pengurutan, yaitu Bubble Sort, Insertion Sort, dan Heap Sort. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan menerapkan ketiga algoritma tersebut dalam bahasa pemrograman C++. Pengujian dilakukan menggunakan dataset acak dengan ukuran 100, 1.000, dan 10.000 elemen. Waktu eksekusi dicatat menggunakan fungsi clock() agar hasilnya akurat dan dapat diukur. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan performa yang signifikan. Bubble Sort memiliki performa terburuk, terutama untuk dataset besar dengan ukuran 10.000 elemen, di mana waktu eksekusinya melebihi 400 milidetik (ms). Insertion Sort menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan Bubble Sort terutama ketika menangani dataset kecil atau data yang sudah hampir terurut. Namun, algoritma yang terus memberikan performa terbaik adalah Heap Sort, karena mampu menjaga waktu eksekusi cepat dan stabil hanya sekitar 3-6 ms untuk mengurutkan 10.000 elemen. Pemilihan algoritma pengurutan yang tepat bergantung pada ukuran dan karakteristik data yang diproses. Penelitian ini juga memberikan data empiris yang bermanfaat bagi pengembang perangkat lunak dan akademisi dalam mengambil keputusan yang informatif tentang algoritma yang terbaik dan paling efisien untuk pengolahan data modern. Kata Kunci: Algoritma; Bubble; Heap; Insertion Sort
Copyrights © 2026