Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara panjang tungkai dan power otot tungkai dengan kecepatan lari 100 meter pada atlet PPLP Papua. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel terdiri dari 4 atlet yang diambil secara total sampling. Instrumen penelitian meliputi pengukuran panjang tungkai, tes vertical jump untuk power otot tungkai, dan tes lari 100 meter. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara panjang tungkai (r = 0,230; p > 0,05) dan power otot tungkai (r = -0,894; p > 0,05) dengan kecepatan lari 100 meter. Demikian pula, hubungan simultan kedua variabel terhadap kecepatan lari tidak signifikan (r = 0,007; p > 0,05). Simpulan penelitian menunjukkan bahwa faktor lain seperti teknik lari, koordinasi, dan kekuatan otot inti mungkin lebih berperan dalam menentukan kecepatan lari. Hasil ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih holistik.
Copyrights © 2025