Penyakit Parkinson merupakan gangguan neurodegeneratif yang ditandai dengan penurunan dopamin yang berdampak pada gangguan motorik, khususnya keseimbangan dan risiko jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi latihan terhadap peningkatan keseimbangan dan penurunan risiko jatuh pada pasien Parkinson. Metode penelitian menggunakan desain quasi-experimental one group pretest-posttest dengan jumlah sampel sebanyak 10 responden yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi berupa terapi latihan meliputi latihan keseimbangan, penguatan, dan koordinasi yang dilakukan selama 4 minggu (3x/minggu). Instrumen pengukuran menggunakan Berg Balance Scale (BBS) dan Timed Up and Go Test (TUG). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor keseimbangan (p<0,05) dan penurunan waktu TUG secara signifikan setelah intervensi. Disimpulkan bahwa terapi latihan efektif dalam meningkatkan keseimbangan dan menurunkan risiko jatuh pada pasien Parkinson.
Copyrights © 2025