Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian berita mengenai isu stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia yang dimuat oleh media Tribunnews.com dengan judul “Isu Stok BBM Tinggal 20 Hari Picu Panic Buying di Bondowoso, Pertamina Buka Suara.” Latar belakang penelitian ini adalah munculnya kekhawatiran masyarakat setelah beredarnya informasi mengenai keterbatasan stok BBM yang memicu panic buying di beberapa daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Analisis dilakukan melalui empat struktur pembingkaian berita, yaitu struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberitaan tersebut menekankan klarifikasi dari pihak Pertamina untuk meredam kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan stok BBM. Struktur berita lebih banyak menonjolkan pernyataan resmi dari pihak terkait serta menjelaskan bahwa panic buying terjadi akibat informasi yang belum tentu benar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media membingkai isu tersebut dengan tujuan memberikan penjelasan kepada publik serta menenangkan kekhawatiran masyarakat mengenai stok BBM di Indonesia.
Copyrights © 2026