Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap penyaluran kredit pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan BPR selama periode penelitian. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu agar data yang dianalisis relevan dengan variabel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap penyaluran kredit sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit pada Bank Perkreditan Rakyat. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan bank dalam menghimpun dana dari masyarakat menjadi faktor utama yang menentukan kapasitas BPR dalam menjalankan fungsi intermediasi melalui penyaluran kredit. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian empiris mengenai peran rasio permodalan dan penghimpunan dana masyarakat dalam memengaruhi penyaluran kredit pada BPR dalam konteks wilayah penelitian. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelolaan BPR untuk memperkuat strategi penghimpunan dana masyarakat guna meningkatkan kapasitas pembiayaan kepada sektor usaha dan masyarakat
Copyrights © 2026