Cokroaminoto Journal of Biological Science
Vol. 6 No. 2 (2024): Agustus 2024

SKRINING JAMUR DERMATOFITA PENYEBAB TINEA CAPITIS PADA KETOMBE PENGHUNI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II A SUNGGUMINASA: SCREENING FOR DERMATOPHITE FUNGUS CAUSING TINEA CAPITIS IN DANDruff IN CORRECTIONAL INSTITUTIONS WOMEN CLASS II A SUNGGUMINASA

Sri Utari (Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Teknologi Kesehatan, Universitas Megarezky, Makassar, Sulawesi Selatan)
Hartati Hartati (Universitas Megarezki)
Nuramaniyah Taufiq (Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Teknologi Kesehatan, Universitas Megarezky, Makassar, Sulawesi Selatan)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2024

Abstract

ABSTRAK Dermatofita merupakan kelompok jamur yang menyerang organ yang mengandung zat keratin seperti stratum korneum kulit, rambut, dan kuku manusia. Penyakit yang disebabkan oleh jamur disebut dermatofitosis. Salah satu jenis penyakit dermatofitosis adalah Tinea capitis.Tinea capitis dapat disebabkan oleh genus Trichophyton dan Microsporum. Faktor penyebab seseorang terkena infeksi jamur yang menyebabkan Tinea capitis adalah suhu, kelembaban, kebersihan diri yang kurang, penggunaan bantal, handuk, topi, sisir secara bersamaan, serta penggunaan hijab yang terlalu lama sehingga menyebabkan kepala lembab. Pada LAPAS perempuan kelas II A Sungguminasa di temukan kelebihan kapasitas narapidana dalam satu ruangan, kurangnya fentilasi pada blok hunia sehingga dapat menyebabkan kelembaban, masalah personal hygiene yang buruk, penggunaan barang pribadi secara bersamaan menjadi faktor timbulnya penyakit kulit pada lembaga pemasyarakatan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hasil skrining jamur Dermatofita pada ketombe di kepala penghuni Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Sungguminasa, Untuk pemeriksaan Tinea capitis digunakan dua metode pemerikssan yaitu, langsung menggunakan KOH 10% dan mengisolasi sampel pada media Sabroud Dextrosa Agar (SDA) yang telah ditambahkan Kloramfenikol lalu diinkubasi pada suhu 370C selama 14 hari, pemeriksaan mikroskopis dengan menggunakan larutan Lactophenol Cotton Blue (LPCB) kemudian diamati dibawah mikroskop dengan perbesaran 40x. Hasil penelitian didapatkan 4 (40%) hasil positif terinfeksi jamur dermatofita dan 6 (60%) hasil negatif tidak terdapat jamur dermatofita. Kata Kunci : 1; Dermatofita 2; Lapas Perempuan 3; Tinea capitis

Copyrights © 2024