Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis cemaran mikrobapada kapurung berdasarkan angka lempeng total mikroba, bakteri, dan jamur. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Sel dan Jaringan Kampus II Universitas Cokroaminoto Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melalui tahap pengujian yaitu angka lempeng total. Penelitian ini menggunakan sampel kapurung yang dibuat dari tepung sagu basah dari dua pasar di Kota Palopo. Prosedur pengujian merujuk pada prosedur pengujian berdasarkan SNI. Pengujian ini dibandingkan dengan standar baku berdasarkan SNI 01- 3729-1995 tentang batas maksimum cemaran mikroba pada pangan. Adapun hasil diperoleh dari tepung sagu basah tidak terdapat mikroba, pada jamur sebanyak 1,1 x 102, dan bakteri sebanyak 1,25 x 102. Sedangkan pada kapurung sebanyak <1 x 101 dan tidak terdapat jamur maupun bakteri di sampel kapurung. Hal ini terlihat dari hasil analisis tepung sagu basah dan kapurung telah memenuhi syarat pada SNI 01-3729-1995 yaitu bakteri 106 dan jamur atau kapang 104 sehingga masih dapat dikonsumsi oleh masyarakat karena masih diambang batas.
Copyrights © 2024