Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian aplikasi IKD dengan karakteristik masyarakat dalam proses pengurusan layanan administrasi kependudukan. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan teori Inovasi Menurut Everett M. Rogers. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: Keuntungan Relatif (Relative Advantage), aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) memberikan berbagai keuntungan dibandingkan dengan sistem pelayanan kependudukan sebelumnya yang masih bergantung pada dokumen fisik. Kesesuaian (Compatibility), dinilai cukup sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini yang semakin terbiasa menggunakan teknologi digital dan smartphone dalam kehidupan sehari-hari. Informan menyampaikan bahwa keberadaan aplikasi IKD memudahkan masyarakat dalam mengakses identitas kependudukan secara digital sehingga proses pelayanan administrasi menjadi lebih praktis dan efisien. Kerumitan (Complexity), secara umum aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dinilai cukup mudah dipahami dan digunakan oleh masyarakat. Kemungkinan Dicoba (Trialability), sebelum aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) diluncurkan kepada masyarakat, telah dilakukan tahap uji coba serta pelatihan kepada para operator oleh pihak Kementerian Dalam Negeri dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. menggunakan aplikasi IKD. Dengan demikian, manfaat inovasi ini dapat dilihat dan dirasakan secara nyata oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi IKD telah memenuhi indikator observability, karena manfaat inovasi dapat diamati secara langsung sehingga meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakannya.
Copyrights © 2026