Latar Belakang: Indusrri tekstil memiliki berbagai macam risiko kesehatan utamanya pada pekerja, masa kerja dan beban kerja yang bervariasi akan berpengaruh pada stress kerja pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kaitan antara sres kerja pada wanita yang mengalami beban kerja mental dan masa kerja pekerja pada industri tekstil. Motode: Desain observasional analitik dan rancangan cross sectional sebagai metode penilitian. Populasi sebanyak 218 responden yang kemudian diambil sampel menggunakan teknik random sampling sebanyak 80. Kuisioner NASA TLX untuk mengukur beban kerja mental, kuisioner karakteristik individu untuk masa kerja dan kuisioner safety eksekutif untuk menilai stress kerja. Hasil: asil uji bivariat menunjukkan bahwa (1) beban kerja mental memiliki korelasi dengan stres kerja yang ditunjukkan dengan nilai p = 0,001; dan (2) masa kerja memiliki korelasi dengan stres kerja seperti yang ditunjukkan oleh nilai-p = 0,026. Hasil pengujian multivariat menunjukkan bahwa nilai signifikansi beban kerja mental adalah p-value = 0,000, dan r-value adalah 0,406, artinya memiliki dominasi korelasional 40,6% dengan stres kerja. Kesimpulan: Beban kerja mental dan masa kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan stres kerja pekerja wanita.
Copyrights © 2022