Latar Belakang: Bronkopneumonia adalah proses inflamasi yang ditandai dengan adanya bercak-bercak kemerahan pada bagian paru dan merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas anak berumur di bawah lima tahun, terutama di negara berkembang. Pemilihan dan penggunaan terapi antibiotika yang tepat dan rasional akan menentukankeberhasilan pengobatan untuk menghindari terjadinya resistensi bakteri). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas meliputi tepat dosis, tepat obat dan tepat lama pemberian serta efektivitas terapi antibiotik yang ditinjau berdasarkan (hilangnya demam, hilangya batuk dan hilangnya sesak napas). Motode: Penelitian ini berupa penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengumpulan data secara retrospektif yang didasarkan pada catatan medis.Penelitian dilakukan terhadap 30 catatan medis penderita brokopneumonia anak. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan kriteria tepat obat (93,33%), kriteria tepat dosis (74,99%) dari tepat obat dan tepat lama pemberian (57,13%) dari tepat obat. Efektivitas terapi antibiotik yang meliputi hilangnya demam (29,11%), meredanya batuk (21,42%), dan hilangnya sesak napas(32,14%). Kesimpulan: Rasionalitas terapi antibiotik pada pasien balita bronkopneumonia di ruang perawatan anak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau tahun 2020 ditinjau dari tepat obat 93,33%, tepat dosis 60,75%, dan tepat lama pemberian 57,13% dihitung dari jumlah tepat obat srdangkan dari keefektifitasanya tidak ada antibiotik yang efektif pada terapi bronkopneumonia ditinjau dari hilangnya semua gejala yaitu demam, batuk, dan sesak napas.
Copyrights © 2022