Latar Belakang: Pencemaran udara oleh gas dan logam berat yang terkandung dalam asap industri dapat menimbulkan gangguan pada saluran pernafasan seperti ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar pencemar SO2, NO2, dan CO dari PLTD Baubau terhadap kasus ISPA di Kaobula dari tahun 2017 - 2022. Motode: Penelitian ini dilakukan sejak November - Desember 2020 bertempat di Puskesmas Meomeo dan PLTD Baubau. Variabel yang diamati terdiri dari kadar SO2, NO2 dan CO (variabel bebas) dan kasus ISPA (variabel terikat). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, dan diolah secara univariat dan bivariat (uji korelasi dan regresi linier) dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil: Hasil ini menunjukkan konsentrasi SO2 rata-rata 0,06 ppm (baku mutu yang diperbolehkan 0,344 ppm), NO2 0,010 ppm (baku mutu 0,213 ppm) dan CO 0,022 ppm (baku mutu 26.196 ppm). Persentase kasus ISPA 3,08%-12,71% dari total masyarakat Kaobula (1834 jiwa). Uji korelasi menunjukkan ada hubungan antara SO2 dengan persentase kejadian ISPA (r=0,23), ada hubungan antara NO2 dengan persentase kejadian ISPA (0,56) dan tidak ada hubungan antara CO dengan persentase kejadian ISPA. kasus (r=-0,41). Kesimpulan: Hasil uji regresi menunjukkan ada hubungan antara SO2 dan NO2 terhadap persentase kasus ISPA dan tidak ada hubungan antara CO dengan persentase kasus ISPA. Pentingnya penelitian lanjutan baik melalui observasional maupun eksperimental tentang lingkungan sekitar kawasan PLTD Baubau.
Copyrights © 2022