Latar Belakang: Kecelakaan kerja dalam industri berdampak pada keselamatan tenaga kerja dan produktivitas. Faktor seperti umur, masa kerja, kepatuhan APD, dan kelelahan berkontribusi pada risiko kecelakaan. Kurangnya kesadaran keselamatan dan lingkungan kerja yang buruk meningkatkan potensi insiden. Pemahaman mendalam tentang faktor kecelakaan kerja diperlukan untuk strategi pencegahan yang lebih efektif. Motode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan rancangan cross-sectional study yang dilakukan di Unit Main Office Plant Site, PT. X, Kab. Luwu Timur pada bulan Mei 2024. Sampel penelitian sebanyak 54 tenaga kerja yang diambil menggunakan metode exhaustive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara umur dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,037) dan penggunaan APD dengan kejadian kecelakaan kerja (p=0,000). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja (p=0,051) dan kelelahan kerja (p=0,727) dengan kejadian kecelakaan kerja. Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja di Unit Main Office Plant Site, PT. X adalah umur dan penggunaan APD. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran pekerja dalam menggunakan APD serta kebijakan perusahaan dalam melindungi tenaga kerja yang berusia muda maupun tua dari risiko kecelakaan kerja.
Copyrights © 2025