Salah satu tujuan dari analisis kestabilan lereng tambang adalah untuk membuat lereng tambang yang aman pada saat proses penambangan. Hasil dari analisis kestabilan lereng umumnya dinyatakan dalam indeks faktor keamanan (Safety Factor) dan probabilitas kelongsoran (PK). Untuk menghitung faktor keamanan (FK) lereng menggunakan Metode Kesetimbangan. Batas yang memerlukan berbagai asumsi, salah satunya adalah letak bidang gelincir pada lereng. Bidang gelincir tersebut akan dibagi menjadi beberapa irisan yang kemudian dihitung faktor keamanannya. Lereng yang akan dianalisis memiliki geometri lebar jenjang 6.6 meter, tinggi 10 meter, dan sudut kemiringan jenjang 500. Terdapat ramp dengan lebar 30.384 meter, tinggi ramp 10 meter, dan kemiringan jenjang ramp 500. Didapatkan tinggi overall slope 173.454 meter. Permasalahannya adalah hasil analisis yang tidak mewakili lereng keseluruhan sehingga perlu adanya optimasi penentuan bidang gelincir melalui penambahan irisan hingga 45 irisan dalam satu bidang gelincir. Dari hasil optimasi luas bidang gelincir didapatkan FK = 1.141 dan PK = 7%.
Copyrights © 2024