PT Semen Baturaja, Tbk adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri semen dan pertambangan batugamping. Sebagai perusahaan BUMN PT Semen Baturaja, Tbk pasti ada risiko bisnis yang berasal dari aspek eksternal maupun internal perusahaannya. Untuk meminimalkan risiko yang ada dan pada pencapaian tujuan perusahaan, PT Semen Baturaja, Tbk menerapkan manajemen risiko khususnya pada Division Mining yang merupakan pemegang IUP OP. Berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja, bahwa setiap tenaga kerja berhak atas keselamatan dan kesehatan dalam bekerja sedangkan pada Permen ESDM Nomor 26 Tahun 2018 dijelaskan bahwa pemegang IUP Eksplorasi dan IUP OP wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan pertambangan. Tujuan dari penelitian yang dilakukan ini yaitu untuk mengidentifikasi risiko dengan sumber risiko, melakukan penilaian terhadap risiko yang mungkin muncul dan melakukan upaya pengendalian terhadap risiko tersebut. Analisis risiko dilakukan dengan mempertimbangkan terhadap tujuan dan sasaran dari division mining sehingga akan didapatkan top ten risk register di division mining. Proses penerapan manajemen risiko division mining menggunakan pendekatan ISO 31000(2018). Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk menganalisis risiko yaitu metode RBS dan matrix impact/probability. Hasil identifikasi peristiwa risiko didapatkan 25 risiko yang mencangkup risiko operasional, risiko strategis, dan risiko keuangan. Dari 25 risiko yang termasuk ke dalam risiko dengan level extreme-moderate sebanyak 10 risiko dan 3 peristiwa risiko yang memiliki nilai RPN tertinggi terdapat pada peristiwa risiko R24, R1, dan R2 dengan nilai RPN 25 dan 20. Terdapat 10 usulan mitigasi risiko yang diberikan dan diharapkan dapat meminimalisir dampak/ kemungkinan terjadinya risiko.
Copyrights © 2024