Wilayah Karangintan di Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan, memiliki kompleksitas geologi yang tinggi dan keragaman litologi yang representatif, menjadikannya sangat potensial sebagai lokasi pembelajaran lapangan teknik geologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan titik-titik geosite yang relevan untuk pendidikan geologi, berdasarkan kombinasi analisis geologi, geomorfologi, dan spasial berbasis SIG. Data yang digunakan mencakup peta geologi, data DEMNAS, dan citra hillshade, yang dianalisis melalui metode overlay untuk menentukan titik dengan nilai edukatif tinggi, aksesibilitas baik, dan keragaman batuan signifikan. Hasil penelitian mengidentifikasi 14 satuan batuan berbeda yang tersingkap di wilayah studi, mulai dari batuan ultramafik dan batuan malihan (Jura) hingga endapan aluvium (Kuarter). Sebanyak dua belas titik pengamatan (geosite) kemudian dipilih dan dikelompokkan ke dalam tiga tema pembelajaran: stratigrafi dan lingkungan pengendapan, struktur dan tektonik, serta magmatisme dan vulkanisme.
Copyrights © 2025