Daerah penelitian terletak di Distrik Tambang Ertsberg, PT Freeport Indonesia, Deep Mill Level Zone (DMLZ). Tipe cebakan tambang DMLZ berupa skarn, mengandung tembaga dan emas, terbentuk pada zona kontak antara batugamping dolomitan Formasi Waripi yang diterobos oleh batuan intrusi Ertsberg. Tujuan dari pada penelitian ini untuk mengidentifikasi alterasi mineralisasi dan juga tipe deposit bijih pada daerah penelitian. Metodologi penelitian meliputi pemetaan alterasi, dan analisis laboratorium menggunakan metode XRD, petrografi, dan mineragrafi. Alterasi yang teridentifikasi di daerah penelitian meliputi zona phyllic dengan himpunan mineral (silika, serisit, dan kalsit), zona propylitic dengan mineral (klorit, epidot, smektit, dan illit), zona exoskarn yang mengandung mineral (klorit, kuarsa, garnet, dan wollastonit), zona endoskarn dengan himpunan mineral (fluorit, anhidrit, klorit, wollastonit, dan dolomit), serta zona potasic yang terdiri dari mineral (klorit, kuarsa, biotit, kalsit, muskovit, k-feldspar, magnetit, dan mika). Mineral bijih yang teridentifikasi di area penelitian terdiri oleh mineral sulfida. Komposisi mineral meliputi pirit (FeS), kalkopirit (CuFeS₂) dan bornit (Cu₅FeS₄), kovelit (CuS, galena (PbS) dan sfalerit (ZnS), serta molibdenit (MoS₂). Daerah penelitian DMLZ Distrik Erstberg berdasarkan karakteristik yang teridentifikasi menunjukkan deposit bijih tipe porfiri, endoskarn, dan eksoskarn.
Copyrights © 2025