Perkembangan teknologi digital menuntut adanya keterampilan berpikir tingkat tinggi yang mampu mendukung literasi komputer dan problem solving di berbagai bidang. Salah satu keterampilan yang menjadi perhatian global adalah Computational Thinking (CT), yang meliputi abstraksi, dekomposisi, algoritmik thinking, evaluasi, dan generalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan profil CT mahasiswa Indonesia melalui pendekatan kuantitatif berbasis kuesioner dengan 19 item pernyataan yang diisi oleh 46 responden dari berbagai perguruan tinggi. Analisis deskriptif dilakukan untuk mengidentifikasi kecenderungan responden pada setiap aspek CT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kecenderungan yang baik pada aspek algoritmik thinking, evaluasi, dan generalisasi, yang menandakan kemampuan berpikir prosedural, menilai solusi, serta mengadaptasi strategi ke permasalahan baru sudah cukup kuat. Sebaliknya, aspek dekomposisi masih berada pada tingkat sedang, menunjukkan perlunya penguatan keterampilan memecah masalah kompleks menjadi bagian yang lebih sederhana. Secara keseluruhan, profil ini menggambarkan bahwa CT mahasiswa telah berkembang dengan baik, namun masih memerlukan strategi pembelajaran yang lebih terarah untuk menyeimbangkan penguasaan di semua aspek. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kurikulum dan model pembelajaran berbasis CT di pendidikan tinggi Indonesia.
Copyrights © 2025