ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran blended learning terhadap hasil belajar siswa kelas III sekolah dasar pada tema 6 (energi dan perubahannya). Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 1 Peguyangan yang terdistribusi kedalam dua kelas reguler (70 siswa). Sample diambil melalui teknik simple random sampling dan berjumlah dua kelas (70 siswa). Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data tes literasi sains siswa yang diperoleh dari pre-test dan hasil belajar siswa yang diperoleh dari hasil post-test. Data analisis menggunakan statistik deskriptif, ANAKOVA, dan uji LSD. Hasil penelitian menunjukan, bahwa 1) skor rata-rata hasil belajar siswa yang belajar dengan model blended learning berkualifikasi baik (M = 84,00; SD = 6,39) dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (MPEEK) juga berkualifikasi baik (M = 80,08; SD = 6,24), dan 2) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara siswa yang belajar dengan model blended learning dan model konvensional (MPEEK) (F = 19,676; p<0,05) dan >LSD, sebesar(0,874>0,219). Kata-kata kunci: literasi sains, model pembelajaran blended learning, model pembelajaran konvensional (MPEEK), dan hasil belajar siswa
Copyrights © 2024