Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam implementasi Media Keranjang Majas dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk mendorong terwujudnya pembelajaran mendalam (deep learning) dan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada siswa kelas VI SD Negeri 3 Bebalang Bangli. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan observasi kelas, wawancara mendalam, serta analisis artefak pembelajaran untuk menggali dinamika penggunaan media dan pengalaman kognitif serta afektif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media Keranjang Majas mampu memfasilitasi proses konstruksi makna secara bertahap melalui aktivitas eksploratif, kolaboratif, dan reflektif. Siswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi, menafsirkan, dan menciptakan majas secara kontekstual serta mampu berargumentasi dan mengelaborasi hubungan antar gagasan secara lebih kritis. Temuan penelitian juga mengungkap bahwa media ini mendorong keterlibatan belajar yang lebih aktif, memunculkan interaksi dialogis antar siswa, serta memperkuat literasi interpretatif dan kemampuan metakognitif. Secara keseluruhan, implementasi Keranjang Majas terbukti menjadi strategi pedagogis yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, khususnya dalam pengembangan literasi dan HOTS berbasis pembelajaran mendalam. Kata kunci: keranjang majas, pembelajaran mendalam, HOTS, literasi, pembelajaran Bahasa Indonesia SD.
Copyrights © 2025