Pemahaman remaja yang rendah salah satu yang menjadi sebab munculnya pengkonsumsian narkoba. Narkoba adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan pemahaman remaja di Jorong Koto Tangah tentang bahaya narkoba jenis sabu-sabul. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Sampel penelitian ini berjumlah 120 remaja yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah “Skala pemahaman tentang bahaya narkoba jenis sabu-sabu” dengan nilai reliabilitas sebesar (0,888). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: sebagian besar remaja yaitu sebanyak 83 (69,1%) orang remaja memiliki pemahaman bahaya narkoba jenis sabu-sabu “sedang”, lalu sebagian kecil remaja yaitu sebanyak 3 (2,5%) orang remaja memiliki pemahaman bahaya narkoba jenis sabu-sabu yang “rendah”. Selanjutnya, sebanyak 34 (28,4%) orang remaja memiliki pemahaman bahaya narkoba jenis sabu-sabu “tinggi”. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa pemahaman remaja berada pada kategori sedang dengan persentase 69,1 % dan perlu untuk ditingkatkan agar terhindar dari bahaya narkoba jenis sabu-sabu. Hasil penelitan ini dapat dijadikan sebagai dasar oleh guru BK dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan pemahaman bahaya narkoba jenis sabu-sabu di masyarakat. Kata Kunci: Remaja; Bahaya Narkoba; Sabu
Copyrights © 2025