Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning terintegrasi masalah divergen terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari keterampilan berpikir kritis pada siswa kelas V SD Negeri di Gugus VI Kecamatan Sukawati. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experimental research) dengan desain post-test only control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Negeri yang ada di Gugus VI Kecamatan Sukawati. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah teknik random sampling, dengan sampel terdiri dari 4 kelas. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji ANAVA dua jalur dengan taraf signifikansi pengujian 5%. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan: (1) nilai signifikansi kelompok sebesar 0,000, sehingga terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang menggunakan model Discovery Learning diintegrasikan masalah divergen dengan kelompok siswa yang menggunakan model konvensional pada siswa kelas V, (2) nilai signifikansi pada interaksi kelompok dan keterampilan berpikir kritis sebesar 0,041, sehingga terdapat pengaruh interaksi antara antara model pembelajaran dan keterampilan berpikir kritis terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas V, (3) nilai signifikansi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang memiliki keterampilan berpikir kritis tinggi sebesar 0,000, sehingga terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas V yang memiliki keterampilan berpikir kritis tinggi, (4) nilai signifikansi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang memiliki keterampilan berpikir kritis rendah sebesar 0,000, sehingga terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas V yang memiliki keterampilan berpikir kritis rendah.
Copyrights © 2025