Indonesia termasuk wilayah rawan bencana tsunami karena letaknya di jalur cincin api Pasifik. Guru sekolah dasar memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan dan edukasi kepada siswa saat bencana terjadi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan guru SD Negeri 8 dan 20 Banda Sakti dalam menghadapi potensi tsunami. Metode pelaksanaan meliputi edukasi interaktif menggunakan media audio-visual, diskusi kelompok, serta simulasi evakuasi tsunami yang dipandu instruktur. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta observasi keterlibatan guru saat simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru mengenai tanda-tanda tsunami, perencanaan tanggap darurat, serta strategi penyelamatan siswa. Guru juga menunjukkan kesiapan lebih baik dalam mengarahkan siswa saat simulasi evakuasi. Kegiatan ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas guru sebagai garda terdepan dalam membangun sekolah siaga bencana.
Copyrights © 2025