Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Debian 10 sebagai backbone layanan jaringan terintegrasi di lingkungan Fakultas Ilmu Komputer. Permasalahan utama yang diangkat adalah ketidakefisienan pengelolaan server yang masih menggunakan banyak perangkat fisik terpisah. Penelitian ini mengusulkan solusi berbasis virtualisasi dengan mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu server terpusat. Metode penelitian dilakukan dengan merancang dan mengimplementasikan beberapa layanan jaringan meliputi DNS, FTP, web server (WordPress), email server (Postfix dan Dovecot dengan Roundcube), monitoring (Nagios), serta sistem backup (Bacula) pada satu server Debian 10 menggunakan VMware Workstation. Evaluasi kinerja dilakukan melalui pengujian konektivitas dan fungsionalitas layanan, termasuk resolusi DNS, transfer file, akses web, pengiriman email, monitoring sistem, serta proses backup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh layanan berjalan dengan baik dan stabil, dengan waktu respon rata-rata kurang dari 1 detik, packet loss 0% pada layanan FTP, serta uptime layanan mencapai 100% selama pengujian. Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi Debian 10 berbasis virtualisasi mampu meningkatkan efisiensi penggunaan perangkat keras, menyederhanakan manajemen sistem, serta tetap menjaga kinerja jaringan yang handal.
Copyrights © 2025