Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menganalisis keamanan layanan Secure Shell (SSH) pada server Debian 10 menggunakan metode autentikasi berbasis algoritma RSA. Penelitian ini membandingkan tingkat keamanan antara autentikasi berbasis password dengan autentikasi kunci publik (public key). Metode yang digunakan meliputi konfigurasi SSH server, pembuatan pasangan kunci RSA 4096-bit, serta pengujian melalui simulasi serangan brute-force dan analisis log sistem dalam lingkungan virtualisasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa autentikasi berbasis RSA mampu meningkatkan keamanan sistem secara signifikan, ditunjukkan dengan tidak berhasilnya serangan brute-force menembus sistem serta waktu autentikasi yang lebih efisien dibandingkan metode password. Selain itu, mekanisme ini menghilangkan kebutuhan pengiriman kredensial sensitif melalui jaringan. Dengan demikian, implementasi RSA pada layanan SSH terbukti efektif dalam meningkatkan keamanan dan efisiensi akses jarak jauh pada server.
Copyrights © 2025