PT Semen Padang merupakan perusahaan semen yang menjalankan kegiatan penambangan batu kapur dengan metode peledakan, di mana dalam praktik operasionalnya kerap ditemukan permasalahan berupa ketidaktercapaian target volume batuan terbongkar serta fragmentasi yang tidak memenuhi spesifikasi produksi. Penelitian ini bertujuan merancang ulang geometri peledakan yang lebih efektif untuk mencapai target pembongkaran sebesar 9.400 bcm per siklus serta menghasilkan fragmentasi dengan persentase lolos ukuran 80 cm lebih dari 80%. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan penerapan teori desain geometri peledakan R.L. Ash (1963), C.J. Konya (1990), Air Decking Method (2023), dan Modified Available Energy (2020), serta evaluasi fragmentasi menggunakan metode Kuznetsov-Ramler (Kuz-Ram). Tahapan penelitian meliputi studi literatur, pengumpulan data lapangan dan data pendukung, pengolahan geometri peledakan rencana, analisis volume hasil peledakan, perhitungan kebutuhan bahan peledak, dan estimasi biaya pengeboran serta peledakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing metode menghasilkan variasi geometri, powder factor, serta kualitas fragmentasi yang berbeda, sehingga memungkinkan identifikasi rancangan yang paling efisien dan sesuai dengan kondisi litologi setempat. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya desain geometri peledakan yang tepat sebagai upaya meningkatkan efektivitas pembongkaran batu kapur, mengoptimalkan biaya operasional, dan mendukung pencapaian target produksi di PT Semen Padang.
Copyrights © 2026