Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi e-learning dan blended learning dalam pembelajaran bahasa Inggris berbasis platform digital dan virtual classroom di PT Intermedia Jakarta, serta mengkaji dampaknya terhadap kualitas proses dan hasil pembelajaran peserta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam dan kontekstual tentang praktik pembelajaran yang sedang berlangsung. Subjek penelitian terdiri dari instruktur dan peserta pelatihan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi peserta, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dipertahankan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknis, dan pemeriksaan anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-learning, blended learning, dan virtual classroom berdampak positif pada pembelajaran bahasa Inggris. Peningkatan terlihat dalam keterampilan berbicara dan mendengarkan, kepercayaan diri peserta dalam berkomunikasi, dan penguasaan kosakata dan struktur kalimat. Selain itu, motivasi dan partisipasi peserta juga meningkat melalui berbagai metode pembelajaran yang interaktif dan fleksibel. Namun, ada kendala seperti keterbatasan koneksi internet, perbedaan literasi digital, dan kurangnya konsistensi dalam merdeka belajar. Secara keseluruhan, integrasi model pembelajaran berbasis teknologi ini mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif dan adaptif serta mendukung pengembangan kompetensi bahasa Inggris di tempat kerja.
Copyrights © 2026