Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Wisata Pantai Ngurbloat, Kabupaten Maluku Tenggara, dalam mendukung pengembangan praktek smart business. UMKM berperan penting dalam memperkuat perekonomian lokal berbasis pariwisata. Dalam menunjang operasional bisnis UMKM, penerapan transformasi digital wajib dilakukan, namun fakta dilapangan menunjukkan masih belum merata dilaksanakan oleh UMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2025. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku UMKM, aparat desa, pengelola desa wisata, perwakilan Dinas Pariwisata, pendamping UMKM, dan wisatawan. Data sekunder diperoleh dari dokumen desa dan platform digital yang digunakan UMKM. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan dukungan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas UMKM sudah mulai menerapkan transformasi digital melalui penggunaan media sosial seperti Facebook, WA dan Instagram serta sistem pembayaran digital seperti QRIS. Namun, keterbatasan literasi digital pada UMKM, infrastruktur fisik seperti internet yang belum memadai, serta perencanaan strategis yang kurang optimal menjadi hambatan dalam penerapan smart business secara maksimal. Analisis SWOT mengungkapkan bahwa keunikan produk lokal dan potensi pariwisata yang kuat merupakan kekuatan dan peluang utama yang dimiliki UMKM dalam menunjang wisata, sementara keterbatasan literasi, teknologi dan internet serta meningkatnya persaingan pasar menjadi tantangan signifikan. Penguatan kapasitas SDM melalui peningkatan literasi digital dan kolaborasi antar pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk mempercepat transformasi smart business yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026