Perkembangan global dan digitalisasi dalam bidang ekonomi mendorong peningkatan fleksibilitas di pasar tenaga kerja, termasuk munculnya pekerjaan part time yang diminati kalangan mahasiswa. Perubahan ini dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang adaptif, serta meningkatnya akses informasi mengenai peluang kerja. Dalam situasi di mana angka pengangguran di kalangan usia muda cukup tinggi, pekerjaan part time menjadi salah satu strategi bagi mahasiswa untuk memperoleh penghasilan tambahan sekaligus pengalaman kerja yang relevan dengan dunia profesional. Selain itu, pekerjaan part time juga berperan dalam membentuk kemandirian serta memperluas jaringan sosial dan profesional mahasiswa.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pekerjaan part time terhadap produktivitas tenaga kerja muda pada mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis untuk menggambarkan secara mendalam fenomena yang terjadi. Partisipan dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa yang sedang atau pernah menjalani pekerjaan part time. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan part time mampu meningkatkan kemampuan manajemen waktu, kedisiplinan, serta keterampilan kerja seperti komunikasi dan tanggung jawab. Namun, beban kerja yang berlebihan berpotensi mengganggu aktivitas akademik jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara pekerjaan dan studi agar mahasiswa tetap optimal dalam kedua bidang tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa yang bekerja.
Copyrights © 2026