Permasalahan pengelolaan sampah di kawasan metropolitan Banjarbakula menuntut keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang tidak hanya berfungsi secara operasional, tetapi juga layak secara lingkungan dan geologi. Kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi geologi, geomorfologi, dan hidrogeologi wilayah TPA Regional Banjarbakula sebagai dasar penilaian kesesuaian lahan dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode yang digunakan bersifat deskriptif–evaluatif berbasis data sekunder geologi, meliputi interpretasi peta geologi regional, peta topografi, data Digital Elevation Model (DEM), serta informasi hidrogeologi regional, yang dilengkapi dengan verifikasi lapangan terbatas melalui kunjungan lokasi dan diskusi teknis dengan pihak pengelola TPA. Hasil dari analisis dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa wilayah TPA Regional Banjarbakula termasuk dalam Formasi Tanjung dan didominasi oleh material lempung dengan sifat plastis dan kohesif. Kondisi struktur geologi yang relatif stabil, geomorfologi perbukitan rendah dengan lereng landai, serta karakteristik tanah berpermeabilitas rendah menunjukkan kestabilan lahan yang mendukung aktivitas pengelolaan TPA. Dari aspek hidrogeologi, dominasi material lempung yang bersifat relatif impermeable berperan dalam membatasi pergerakan air lindi. Secara keseluruhan, lokasi TPA Regional Banjarbakula dinilai layak secara geologi, dengan catatan pengelolaan drainase dan air lindi dilakukan secara konsisten.
Copyrights © 2026