Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya dalam meningkatkan minat baca peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, pustakawan, peserta didik, dan pihak terkait lainnya yang terlibat dalam pelaksanaan GLS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi fungsi-fungsi manajemen dalam program GLS di SDN 007 Penajam telah berjalan cukup baik, terutama pada aspek perencanaan dan pelaksanaan. Sekolah telah melaksanakan kegiatan literasi secara terstruktur, seperti membaca 15 menit sebelum pembelajaran, pengelolaan pojok baca, dan pemanfaatan perpustakaan. Namun, pada aspek pengorganisasian dan pengawasan masih ditemukan kendala, antara lain keterbatasan variasi bahan bacaan, pembagian peran tim literasi yang belum optimal, serta monitoring dan evaluasi program yang belum berkelanjutan.
Copyrights © 2025