Diabetes melitus dan hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang berkontribusi besar terhadap peningkatan morbiditas dan risiko komplikasi. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dikembangkan sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas hidup penderita penyakit kronis melalui pelayanan kesehatan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta Prolanis mengenai penatalaksanaan diabetes melitus dan hipertensi di Puskesmas Siko Kota Ternate. Metode yang digunakan adalah pendekatan pembelajaran aktif melalui senam bersama, ceramah interaktif, diskusi, dan pembahasan kasus berdasarkan kondisi nyata peserta. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Desember 2025 dengan melibatkan 24 peserta Prolanis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta menderita hipertensi, baik tunggal maupun kombinasi dengan diabetes melitus, dan masih ditemukan peserta dengan kondisi penyakit yang belum terkontrol secara optimal, terutama pada pengendalian glukosa darah. Edukasi yang disertai diskusi dan pembahasan kasus membantu peserta memahami hubungan antara perilaku kesehatan dan kondisi klinis yang dialami. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis partisipatif memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan diabetes melitus dan hipertensi di tingkat pelayanan kesehatan primer. Edukasi yang dilakukan secara berkesinambungan diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan, pengendalian penyakit, serta kualitas hidup peserta Prolanis.
Copyrights © 2025