Batubara merupakan salah satu sumber energi fosil yang masih memiliki peranan penting dalam mendukung aktivitas industri dan pertumbuhan ekonomi. Kualitas batubara menjadi faktor krusial karena berpengaruh langsung terhadap efisiensi pembakaran, nilai ekonomi, serta dampak lingkungan. Salah satu parameter utama dalam menentukan kualitas batubara adalah nilai kalori, yang dipengaruhi oleh karakteristik fisika dan kimia batubara, khususnya parameter analisis proksimat yang meliputi inherent moisture, ash, dan volatile matter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara parameter proksimat terhadap nilai kalori batubara berdasarkan hasil pengujian laboratorium di PT. Bukit Asam Tbk Unit Dermaga Kertapati Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dengan memanfaatkan data hasil pengujian proksimat dan nilai kalori terhadap beberapa sampel batubara yang telah melalui proses sampling dan preparasi sesuai standar BS ISO. Parameter yang dianalisis meliputi inherent moisture, kadar abu, dan volatile matter, kemudian dibandingkan dengan nilai kalori yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inherent moisture dan ash memiliki hubungan berbanding terbalik terhadap nilai kalori batubara, di mana peningkatan kandungan air bawaan dan kadar abu menyebabkan penurunan nilai kalori. Sebaliknya, volatile matter menunjukkan hubungan berbanding lurus terhadap nilai kalori, di mana peningkatan kadar zat terbang cenderung meningkatkan nilai kalori batubara. Temuan ini menunjukkan bahwa analisis proksimat berperan penting dalam pengendalian mutu batubara serta menjadi dasar dalam penentuan kualitas dan pemanfaatan batubara sesuai kebutuhan konsumen. Dengan demikian, pengujian proksimat yang akurat sangat diperlukan untuk menjaga kualitas batubara sebelum didistribusikan ke pengguna akhir.
Copyrights © 2026