Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan situasional dan budaya kerja terhadap kinerja Anggota Resimen II Pasukan Pelopor Korbrimob Polri, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendektan deskriptif dan verifikatif. Sampel dalam penelitian ini adalah anggota Resimen II Pasukan Pelopor Korbrimob Polri sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan sampel acak sederhana, sedangkan data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dan regresi berganda untuk mengetahui pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan situasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja anggota dengan kontribusi sebesar 64,7%. Budaya kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan kontribusi sebesar 51,8%. Secara simultan, gaya kepemimpinan situasional dan budaya kerja memberikan pengaruh sebesar 76,7% terhadap kinerja Anggota Resimen II Pasukan Pelopor Korbrimob Polri, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa semakin tepat penerapan gaya kepemimpinan situasional dan semakin baik budaya kerja yang diterapkan, maka semakin tinggi pula kinerja anggota yang dihasilkan
Copyrights © 2026