Hipertensi merupakan penyakit yang dikenal dengan julukan “silent killer” sebutan tersebut disebabkan karena gejalanya yang sering kali muncul tanpa keluhan bahkan disertai dengan kematian. penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara tingkat pendidikan terhadap kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di Puskesmas Mamboro. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 67 responden dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Samping. Berdasarkan hasil Tingkat Pendidikan SMA berjumlah 26 responden (38.8%) dan Tingkat pendidikan terendah SD berjumlah 4 responden (6%). kepatuhan rendah sebanyak 27 responden (40.3%) dan kepatuhan sedang sebanyak 19 responden (28.4%). Kemudian uji statistik dilakukan uji Rank Spearman didapatkan hasil 0.001 berarti ada hubungan tingkat pendidikan terhadap kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di Puskesmas Mamboro, dengan koefisien korelasi 0,406 dengan kekuatan tinggi, artinnya semakin tinggi Tingkat Pendidikan responden maka semakin baik Tingkat kepatuhan minum obat di Puskemas Mamboro. Ada hubungan antara tingkat pendidikan terhadap kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi di Puskesmas Mamboro. Saran: Diharapkan penelitian ini bisa dijadikan bahan acuan untuk masyarakat meningkatkan pengetahuan dan motivasi lansia dalam mengontrol hipertensi.
Copyrights © 2026