Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan Program KOTAKU di Kelurahan Belawan Pulau Sicanang, Kota Medan, sebagai wilayah dengan tingkat kekumuhan tinggi akibat pertumbuhan penduduk, urbanisasi, keterbatasan infrastruktur, dan kondisi pesisir. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan validasi triangulasi sumber. Analisis difokuskan pada aspek program, organisasi pelaksana, dan partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, dan sanitasi yang menurunkan tingkat kekumuhan. Namun, efektivitas program belum optimal karena keterbatasan anggaran, koordinasi yang belum konsisten, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.
Copyrights © 2026