Remaja putri mengalami menstruasi setiap bulan yang sering disertai nyeri haid (dismenore) 1–3 hari atau 12–24 jam sebelum hingga hari kedua, sehingga mengganggu kenyamanan, aktivitas, tidur, nafsu makan, hubungan sosial, dan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh stomach stretching exercise terhadap penurunan intensitas dismenore primer pada remaja putri di Desa Padende, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi. Penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen one group pretest-posttest pada 20 responden yang dipilih secara purposive. Intensitas nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Pretest menunjukkan mayoritas nyeri sedang (85%) dan berat (15%), sedangkan posttest menurun menjadi nyeri ringan (80%) dan sedang (20%). Uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 (p<0,05), berarti terdapat pengaruh signifikan. Stomach stretching exercise efektif menurunkan intensitas dismenore primer.
Copyrights © 2026