Santri baru di lingkungan pesantren rentan mengalami stres akibat perubahan pola hidup, tuntutan kedisiplinan, serta tekanan akademik dan sosial yang intens, sehingga banyak di antaranya masih menggunakan mekanisme koping maladaptif pada masa awal adaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan koping stres dalam meningkatkan mekanisme koping santri baru di Pondok Pesantren Al-Qur’an Asy-Syahadah Surabaya. Kesenjangan penelitian terletak pada masih terbatasnya pelatihan koping stres yang terstruktur dan kontekstual yang secara khusus diterapkan pada santri baru perempuan pada fase transisi awal mondok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen one group pretest posttest terhadap 13 santri baru perempuan melalui lima sesi pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan koping setelah intervensi diberikan. Skor rata-rata koping meningkat dari 52.46 pada pretest menjadi 74.31 pada posttest, yang mencerminkan perkembangan kemampuan santri dalam mengenali stresor dan menerapkan strategi koping adaptif. Sebelum pelatihan, mayoritas responden berada pada kategori koping maladaptif, sedangkan setelah pelatihan seluruh santri berada pada kategori koping adaptif (100%). Uji Paired Sample T-test menunjukkan nilai signifikansi 0.001 (p<0.05), yang menandakan perbedaan bermakna antara kondisi sebelum dan sesudah pelatihan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan koping stres efektif sebagai strategi preventif untuk mendukung kesejahteraan psikologis santri baru dan memperlancar proses adaptasi mereka di lingkungan pesantren
Copyrights © 2026