Pesatnya perkembangan teknologi di dunia kesehatan menuntut fasilitas pelayanan kesehatan berinovasi dalam meningkatkan kepuasan. Kepuasan pasien berpengaruh pada minta berkunjung kembali ke fasilitas pelayanan kesehatan. Setelah diselanggarakan RME persentase kunjungan pasien di Klinik Pratama UPT Layanan Kesehatan ITB mengalami penurunan sebesar 19,44%. Penurunan disebabkan pasien harus beralih dari sistem manual menjadi elektronik yaitu pasien wajib melakukan reservasi online yang dianggap menyulitkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepuasan pasien pada layanan RME dengan minat kunjungan ulang di Klinik Pratama UPT Layanan Kesehatan ITB. Jenis penelitian observasional dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah rata rata kunjungan pasien klinik 124 pasien perhari. Sampel diambil menggunakan non probability sampling yaitu 95 pasien. Pengumpulan dan analisis data dengan menyebar kueisioner analisis data dan uji chi-square serta Three Box Method. Pada penelitian ini menunjukkan adanya pasien yang tidak puas pada layanan RME yaitu 46 (48,4%) responden sedangkan yang menilai puas yaitu sebanyak 49 (51,6%) responden. Pasien yang menilai tidak berminat yaitu 47 (49,5%) responden sedangkan yang menilai berminat yaitu sebanyak 48 (50,5%) responden. Berdasarkan hasil uji hipotesis terdapat hubungan kepuasan pasien pada layanan RME dengan minat kunjungan ulang dengan hasil nilai p 0,000 (α <0,05) dengan nilai OR 22,76. Maka, klinik perlu meningkatkan layanan RME.
Copyrights © 2026