Depresi pascapersalinan merupakan masalah kesehatan mental yang umum dialami ibu nifas dan dapat memengaruhi kesejahteraan ibu serta perkembangan bayi. Dukungan emosional dari suami diyakini dapat membantu mengurangi risiko depresi pascapersalinan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kualitas dukungan emosional suami dengan tingkat depresi pascapersalinan pada ibu nifas di PMB Sulistyo Rahayu, SST., Bdn, Trimurjo, Lampung Tengah. Jenis penelitian cross-sectional dengan 30 responden menggunakan consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner MSPSS dan EPDS, dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebagian besar ibu menerima dukungan sedang hingga tinggi (86,7%) dan mayoritas berada pada risiko depresi rendah (60%). Hasil Chi-Square tidak signifikan (p = 0,146), namun tren menunjukkan dukungan rendah berkaitan dengan risiko depresi lebih tinggi. Dukungan emosional suami berperan penting dalam kesejahteraan psikologis ibu meski tidak signifikan secara statistik.
Copyrights © 2026