JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
Vol 10, No 2 (2026): April

EDUKASI DAN PEMBERIAN TABLET TAMBAH DARAH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTERI

Rina Sulisthia Arbie (Program Studi Diploma III Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Gorontalo)
Nancy Olii (Program Studi Diploma III Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Gorontalo)
Endah Yulianingsih (Program Studi Diploma III Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Gorontalo)
Yollanda Dwi Santi Violentina (Program Studi Diploma III Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Gorontalo)
Sri Sujawati (Program Studi Diploma III Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Gorontalo)
Nurhidayah Nurhidayah (Program Studi Diploma III Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Gorontalo)



Article Info

Publish Date
04 Apr 2026

Abstract

Abstrak: Anemia merupakan salah satu masalah gizi utama yang menyerang remaja putri di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 32% pada tahun 2018. Remaja putri menjadi kelompok paling rentan terhadap anemia akibat menstruasi, pola konsumsi gizi yang rendah, dan kebiasaan diet ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan status hemoglobin remaja putri melalui pendekatan edukatif dan preventif. Kegiatan dilakukan di Kabupaten Gorontalo, dengan melibatkan 50 peserta. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan mengenai anemia dan tablet tambah darah (TTD), skrining hemoglobin, pemberian tablet tambah darah, serta evaluasi melalui instrumen pre-test dan post-test yang memuat 15 pertanyaan . Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan peserta tentang anemia meningkat dari 28% menjadi 93% setelah edukasi. Dari 50 peserta, 46% teridentifikasi mengalami anemia ringan, dan 10 orang menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin setelah rutin mengkonsumsi tablet tambah darah. Indikator keberhasilan kegiatan ini ditandai oleh meningkatnya pengetahuan responden serta adanya kepatuhan konsumsi tablet Fe yang berdampak pada perbaikan kadar hemoglobin.Abstract: Anemia is one of the major nutritional problems affecting adolescent girls in Indonesia, with a prevalence reaching 32% in 2018. Adolescent girls are the most vulnerable group to anemia due to menstruation, inadequate dietary intake, and extreme dieting behaviors. This study aimed to improve the knowledge, awareness, and hemoglobin status of adolescent girls through educational and preventive approaches. The activities were conducted in Tinelo, Tualango, and Dulomo villages, Tilango Subdistrict, Gorontalo Regency, involving 50 participants. The implementation methods included health education on anemia and iron supplementation, hemoglobin screening, distribution of iron tablets, and evaluation through pre-test and post-test assessments. The results showed that participants’ knowledge about anemia increased from 28% to 93% after the educational intervention. Among the 50 participants, 46% were identified as having mild anemia, and 10 participants showed an increase in hemoglobin levels after regularly consuming iron tablets. By improving awareness and knowledge about anemia, it is expected that the prevalence of anemia and its negative impacts on the younger generation can be reduced.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jmm

Publisher

Subject

Other

Description

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research ...