Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi fenomena yang terjadi pada tradisi tedak yang saat ini sudah diambang kepunahan karena masyarakat mulai meninggalkannya seiring perkembangan zaman, stigma sosial dan aturan-aturan yang sudah lama ada setelah aturan adat. ada. Tujuan penelitian ini adalah mengklasifikasikan data yang ditemukan, melakukan inventarisasi data berupa terminologi dan jenis makna, serta menghasilkan teks pembelajaran tambahan mengenai terminologi tradisi tedak ( tato tradisional) Kayaan Mendalam. Komunitas Suku Dayak di Kecamatan Putussibau Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk kualitatif. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan etnolinguistik. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat. Teknik pengumpulan datanya adalah teknik observasi, wawancara, pencatatan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah terminologi tedak ( tato tradisional) sebanyak 54 data dengan rincian bentuk istilahnya meliputi 21 data bentuk monomorfemik dan 29 data bentuk polimorfemik; Makna leksikal sebanyak 48 data meliputi 25 data istilah alat dan bahan, 14 data istilah proses, 9 data istilah jenis motif tato; 5 data makna gramatika; dan 14 data makna budaya meliputi proses terminologi, alat dan bahan, serta jenis motif tato. Penelitian ini juga menghasilkan teks pembelajaran bahasa Indonesia yang dimasukkan ke dalam modul pengajaran elektronik berdasarkan Kurikulum Mandiri tahap D.
Copyrights © 2026