Aliran psikologi humanistik berkembang pada abad ke-20 yang menekankan pada pemahaman manusia sebagai makhluk yang memiliki potensi untuk berkembang secara maksimal. Kajian ini menganalisis relevansi psikologi humanistik dalam mengoptimalkan potensi diri individu di tengah dinamika kehidupan modern. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap teori-teori tokoh humanistik, khususnya Abraham Maslow dan Carl Rogers, serta analisis penerapannya dalam konteks kehidupan kontemporer. Aliran psikologi humanistik memberikan kontribusi yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Salah satu kontribusinya pada bidang psikoterapi melalui pendekatan terapi berpusat pada klien yang dikembangkan oleh Carl Rogers. Selain itu, konsep self-actualization yang dipopulerkan oleh Abraham Maslow turut menekankan pentingnya pencapaian potensi diri secara optimal. Gagasan-gagasan dalam psikologi humanistik juga menginspirasi lahirnya gerakan psikologi positif yang dipelopori oleh Martin Seligman, yang berfokus pada kesejahteraan, kebahagiaan, serta pencapaian hidup yang bermakna. Dengan demikian, psikologi humanistik memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami perkembangan manusia, serta tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui penekanan pada penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain.
Copyrights © 2025