Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya mengandalkan kurikulum formal, tetapi juga hidden curriculum yang terbentuk melalui nilai, budaya, dan praktik keseharian santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi hidden curriculum melalui kegiatan Muhadasah dan shalat dhuha dalam pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Qotrun Nada, Depok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, observasi, dan wawancara terhadap tiga narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhadasah berperan dalam meningkatkan kemampuan bahasa Arab dan Inggris serta menanamkan nilai disiplin, kepercayaan diri, dan tanggung jawab. Shalat dhuha dilaksanakan secara individual namun diwajibkan bagi seluruh santri, dan pembiasaan ini berpengaruh positif terhadap sikap belajar, fokus, ketenangan, serta perilaku sehari-hari. Selain itu, hidden curriculum terbentuk melalui proses pembiasaan, keteladanan, dan rutinitas ibadah yang konsisten di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2026