Di Provinsi Jawa Tengah sendiri, prevalensi diare pada balita mencapai 11,1% (Dinkes Provinsi Jawa Tengah, 2022), dan di Kabupaten Jepara diperkirakan terjadi 7.650 kasus diare balita setiap tahun.Tujuan:Mengetahui kondisi sanitasi lingkungan rumah, frekuensi kejadian diare pada balita, dan hubungan antara sanitasi lingkungan rumah dengan kejadian diare di Desa Kuwasen, Jepara.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 55 responden balita, teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square (α = 0,05). Sebagian besar rumah memiliki sanitasi baik (52,7%), sedangkan kejadian diare pada balita sebesar 47,3%. Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara sanitasi lingkungan rumah dan kejadian diare (p-value = 0,000) dengan kekuatan hubungan kuat. Sanitasi lingkungan rumah yang kurang baik meningkatkan risiko diare pada balita. Perlu peningkatan fasilitas sanitasi dan edukasi perilaku hidup bersih untuk mencegah diare.
Copyrights © 2026