Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Variasi Makanan Sitarik (Nasi Yang Menarik) Terhadap Nafsu Makan Anak Dengan Picky Eater di Rsi Sultan Hadlirin Jepara Nor Maziddah; Akbar Amin Abdullah; Ratna
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.82

Abstract

Nafsu makan anak berperan penting dalam tumbuh kembang. Anak dengan perilaku picky eater sering menolak variasi makanan sehingga berisiko mengalami gangguan gizi. Salah satu upaya menstimulasi nafsu makan adalah memberikan variasi makanan Sitarik (Nasi yang Menarik), yakni nasi yang disajikan dengan bentuk, warna, dan kombinasi lauk yang menarik bagi anak.Tujuan: Mengetahui pengaruh variasi makanan Sitarik terhadap nafsu makan anak picky eater di RS Sultan Hadlirin Jepara.Metodologi: Penelitian menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan pendekatan kuantitatif eksperimen. Sampel berjumlah 11 anak picky eater yang dipilih dengan purposive sampling. Intervensi berupa pemberian makanan Sitarik selama 2 hari (3 kali makan per hari). Instrumen pengukuran nafsu makan menggunakan lembar observasi, sedangkan analisis data memakai uji Wilcoxon.Hasil: Sebelum intervensi, semua responden (100%) memiliki nafsu makan kurang. Setelah intervensi, nafsu makan meningkat menjadi cukup (27,3%) dan baik (72,7%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,004 (<0,05), menandakan terdapat pengaruh signifikan pemberian Sitarik terhadap peningkatan nafsu makan.Kesimpulan: Variasi makanan Sitarik efektif meningkatkan nafsu makan anak picky eater di RS Sultan Hadlirin Jepara dan dapat dijadikan alternatif perawatan untuk mencegah gangguan gizi. 
Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Desa Kuwasen Jepara Jawa Tengah Budi Lismanto; Feri Catur Yuliani; Ratna
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.83

Abstract

Di Provinsi Jawa Tengah sendiri, prevalensi diare pada balita mencapai 11,1% (Dinkes Provinsi Jawa Tengah, 2022), dan di Kabupaten Jepara diperkirakan terjadi 7.650 kasus diare balita setiap tahun.Tujuan:Mengetahui kondisi sanitasi lingkungan rumah, frekuensi kejadian diare pada balita, dan hubungan antara sanitasi lingkungan rumah dengan kejadian diare di Desa Kuwasen, Jepara.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 55 responden balita, teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square (α = 0,05). Sebagian besar rumah memiliki sanitasi baik (52,7%), sedangkan kejadian diare pada balita sebesar 47,3%. Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara sanitasi lingkungan rumah dan kejadian diare (p-value = 0,000) dengan kekuatan hubungan kuat. Sanitasi lingkungan rumah yang kurang baik meningkatkan risiko diare pada balita. Perlu peningkatan fasilitas sanitasi dan edukasi perilaku hidup bersih untuk mencegah diare.