Kepercayaan diri adalah sikap seseorang untuk bertindak secara berani dalam menghadapi tantangan hidup. Namun pada kenyataannya, dalam pembelajaran matematika siswa menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang beragam. Interaksi teman sebaya dan pola asuh orang tua menjadi faktor penting dalam menumbuhkan rasa percaya diri siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepercayaan diri siswa yang ditinjau dari pengaruh interaksi teman sebaya dan pola asuh orang tua. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Adapun instrumen yang digunakan berupa angket kepercayaan diri siswa, observasi dan wawancara, serta teknik pemilihan subjek dilakukan dengan purposive sampling yang mewakili setiap kategori hasil angket kepercayaan diri siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa seorang siswa yang menerima dukungan sosial dari teman sebaya dan diasuh dengan pola asuh demokratis memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi.
Copyrights © 2026