Penelitian ini bertujuan menggali fungsi dan makna simbolik kembar mayang dalam tradisi pernikahan etnis Jawa. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan meliputi pengrajin kembar mayang, temok manten, serta masyarakat pengguna tradisi ini, yaitu etnis Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kembar mayang berfungsi sebagai media doa, arahan, dan nasihat bagi pasangan pengantin. Setiap unsur simboliknya mengandung makna mendalam: janur mencerminkan harapan akan keluarga harmonis, bunga pinang melambangkan kecantingkan, pohon pisang raja menggambarkan kemakmuran, daun beringin sebagai simbol perlindungan, daun andong mencerminkan tanggung jawab laki-laki, daun puring merepresentasikan pengendalian emosi, dan daun mangkok melambangkan rezeki.
Copyrights © 2025